RSS

Category Archives: Uncategorized

Macet, Mal dan Urbanisasi


Macet. Buat orang yang tinggal di Jakarta, hal ini menjadi sebuah momok. Terlalu banyak penduduk? Terlalu banyak kendaraan bermotor? Infrastruktur yang kurang menunjang? Tidak adanya kepedulian dari Foke? Terlalu banyak Mall? Banyak hal yang menurut saya yang menjadi pemicu kemacetan.

Berawal dari statement yang dilontarkan @RoySayur di twitter yang menilai kalau penyebab kemacetan paling utama di Jakarta adalah karakter manusia pengguna jalannya, saya juga ingin mengajukan faktor pendukung penyebab kemacetan di Jakarta.

Menurut saya Mall atau Mal(diindonesiakan) adalah salah satuMal faktor pendukung penyebab kemacetan di Indonesia. Seringkali saya berpikir, kalo ke Mal itu hanya pada saat Sabtu-Minggu. Seiring berjalannya waktu, hal ini sudah tidak bisa dibenarkan lagi. Banyak bidang pekerjaan yang menjadikan Mal sebagai tempat meeting terutama mal yang memiliki Café atau Coffee Shop dimana mereka bisa berlama-lama membahas suatu masalah.

Bagi mereka yang bekerja di dunia hiburan seperti musisi, artis, penulis, sutradara dan masih banyak lagi, mereka sering menjadikan mal sebagai tempat meeting internal ataupun bertemu dengan pihak klien. Hal ini juga mengingat bahwa dengan begini mereka tidak perlu menyewa tempat untuk dijadikan kantor. Mereka tidak perlu khawatir dengan biaya utilitas seperti listrik, air dll. Cukup membawa Laptop, Notebook, iPad beserta chargernya, mereka sudah bisa bekerja dengan maksimal. Apalagi bila café/coffee  shop tersebut sudah difasilitasi dengan Wi-fi gratis.

Terkait dengan jumlah penduduk di Jakarta, menurut saya Mal itu sendiri jadi daya tarik bagi orang untuk ber-urbanisasi. Mengapa? Orang beranggapan bahwa Mal itu sebagai tempat rekreasi untuk seluruh keluarga dan juga kesempatan untuk mendapatkan lapangan pekerjaan. Sesuai dengan pernyataan ahli tata kota yang diwawancara Pandji Pragiwaksono (@pandji) di acara radio Provocative Proactive di Hardrockfm, bahwa sampai saat ini ada lebih dari 100 Mal di Jakarta dan diperkirakan masih akan bertambah sekitar 100 lagi.

Melihat hal ini, saya berpendapat salah satu solusi kemacetan adalah dengan memindahkan ataupun membangun Mal di daerah-daerah lain terutama di luar Pulau Jawa. Saya percaya sedikit banyak hal ini bisa membantu pemerataan penduduk dan nantinya kesejahteraan (berharap). Komentar dan masukannya ditunggu 🙂

 
7 Comments

Posted by on October 13, 2010 in Uncategorized, Urban

 

Tags: , ,